Tenjo, Kompim – Ade Ruhandi, Wakil Bupati Bogor, mengajak para ulama dan tokoh masyarakat memperkuat gotong royong serta menjaga nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi sosial di tengah pesatnya pembangunan daerah. Pesan tersebut ia sampaikan dalam Sholawat Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Ta’lim Cilejet, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Minggu (30/8/2026) malam.
Ade menilai perkembangan wilayah perlu berjalan seiring dengan terjaganya kehidupan keagamaan dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang semakin cepat, termasuk tumbuhnya kawasan permukiman, jangan sampai membuat masyarakat menjauh dari masjid, majelis, maupun tradisi gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan kehidupan sosial di perdesaan.
“Kalau kita kompak, untuk pembangunan apapun tidak berat,” ujar Ade.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi ulama dan pemerintah dalam menjaga kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberadaan ulama di tengah masyarakat bukan hanya menjadi sumber pembelajaran keagamaan, tetapi juga dapat memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Karena itu, pemerintah perlu terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan para ulama dalam menjalankan pembangunan daerah.
“Ulama dan umara harus terus bersama-sama untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ade mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor masih menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat yang harus ditangani secara bertahap, mulai dari infrastruktur jalan hingga fasilitas pendidikan dan keagamaan. Dengan cakupan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar, ia menilai penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat, tidak semata-mata mengandalkan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Ade mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, memperkuat persaudaraan, dan meneladani akhlak mulia beliau. Menurutnya, percepatan pembangunan Kabupaten Bogor harus tetap bertumpu pada masyarakat yang religius, guyub, dan berjiwa gotong royong.
Kehadiran ulama dan tokoh masyarakat dalam acara tersebut mempertegas komitmen Pemkab Bogor untuk terus menjaga sinergi dengan berbagai elemen warga. Hal ini dilakukan agar kemajuan daerah tetap sejalan dengan penguatan ukhuwah demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang Istimewa dan Gemilang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Pimpinan Majelis Ta’lim Cilejet Abuya KH. Iim Imaduddin, Ketua Pondok Pesantren Cilejet, jajaran Forkopimcam Tenjo, para kepala desa se-Kecamatan Tenjo, serta ribuan jamaah. (ra– ed.swa)