Cibinong, Kompim – Ade Ruhandi, Wakil Bupati Bogor, secara resmi menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor yang dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Selasa (3/11/2026). Penutupan tersebut sekaligus menandai kemenangan gemilang Kecamatan Cibinong yang kembali mendominasi dan sukses mempertahankan predikat sebagai Juara Umum.

Berdasarkan hasil akhir ajang MTQ tahun ini, posisi kedua diraih oleh Kecamatan Gunung Sindur, disusul Kecamatan Sukaraja di peringkat ketiga. Sementara itu, Kecamatan Cigombong dan Ciseeng masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.

Dalam sambutannya, Wabup Ade menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, dewan juri, serta para peserta atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Kabupaten Bogor tahun 2026. Ia berharap para juara dapat menjaga nama baik daerah serta dipersiapkan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Secara umum pelaksanaan MTQ Kabupaten Bogor tahun 2026 ini berjalan dengan baik. Kita berharap anak-anak kita yang menjadi juara dapat mewakili Kabupaten Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan tidak hanya mengikuti kegiatan di tingkat provinsi, tetapi juga ingin dan berharap agar bisa menjadi peserta di tingkat nasional maupun internasional,” tutur Ade.

Selain mengapresiasi prestasi para qori dan qoriah, Ade turut menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Bersama DPRD Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor terus mengawal program prioritas di sektor pendidikan, salah satunya melalui program beasiswa sarjana tiap desa.

Ke depan, ia menilai perlu adanya perluasan jangkauan afirmasi pendidikan yang menyasar kalangan santri dan anak-anak yatim yang menimba ilmu di pondok pesantren.

“Program beasiswa yang berjalan saat ini sudah cukup luar biasa, tetapi ke depan ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi kita bersama. Kita berharap ada alokasi beasiswa untuk anak-anak santri, khususnya anak-anak yatim yang belajar thalabul 'ilmi di pesantren. Hal ini tentu akan kita diskusikan lebih lanjut dengan Pak Bupati agar para santri pun bisa mendapatkan perhatian dan dukungan,” jelasnya.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ade memberikan motivasi kepada para peserta yang belum beruntung agar tidak patah semangat dan terus mengasah kemampuan membaca Al-Qur'an.

“Bagi para peserta yang belum mendapatkan kesempatan menjadi juara, teruslah belajar, terus membaca, iqra,” pungkasnya. (nps- ed.swa).