Jakarta, Kompim – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengatasi krisis sampah melalui solusi teknologi berkelanjutan. Bertempat di Gedung Kemenko Pangan, Selasa (21/4/2026), Rudy resmi menandatangani kerja sama pembangunan infrastruktur Waste to Energy (WtE), atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama Weiming Group.

Proyek strategis ini menjadi terobosan inovatif dalam pengelolaan sampah skala besar. Pada tahap awal, pembangunan PSEL akan diprioritaskan di enam wilayah kunci, termasuk Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Bekasi (Kota dan Kabupaten), serta wilayah Bali (Badung dan Denpasar).

Adapun, PSEL ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang yang mampu mengurai hingga 25% volume sampah nasional. Di mana, Pemerintah menargetkan persoalan sampah secara nasional dapat terselesaikan secara signifikan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Dalam keterangannya, Rudy turut mengungkapkan bahwa persoalan lingkungan di Kabupaten Bogor memerlukan perhatian khusus. Menurutnya, bencana di wilayah Kabupaten Bogor tidak hanya terbatas pada banjir dan tanah longsor, tetapi juga kondisi darurat sampah.

"Mudah-mudahan PSEL membawa wajah baru dan menjadi lompatan besar bagi arah pembangunan di Kabupaten Bogor. Semua harus ditangani dan dituntaskan; banjirnya tuntas, sampahnya pun tuntas. Pembangunan tetap berjalan, dari Bogor untuk Indonesia," ujar Rudy penuh optimistis. (nps – ed.swa).