Cibinong, Kompim – Susi Hastuti, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bogor, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam memenuhi hak-hak perempuan, hal itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kartini 2026, pada Selasa (21/4/2026). Membacakan sambutan Menteri PPPA RI, ia menekankan tiga poin krusial: kualitas layanan kesehatan, penuntasan pendidikan anak perempuan, dan keterlibatan aktif perempuan di berbagai sektor pembangunan.

"Meskipun trennya positif, kita masih menghadapi tantangan nyata menuju kesetaraan gender. Ketimpangan akses, minimnya partisipasi, hingga kontrol perempuan dalam proses pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama," ujar Susi.

Hal ini diperkuat dengan data BPS tahun 2024 yang mencatat Indeks Pembangunan Gender (IPG) di angka 91,85. Meski terus meningkat setiap tahun, persentase pertumbuhannya dinilai masih berjalan lambat dalam satu dekade terakhir. Susi menekankan bahwa semangat "Habis Gelap Terbitlah Terang" harus dimaknai sebagai kerja nyata. Menurutnya, "terang" tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan harus dijemput melalui keberanian dan keberpihakan kebijakan secara kolektif. (nps – ed.swa).