Tanjungsari, Kompim – Rudy Susmanto, Bupati Bogor, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pemerintahan desa, kesehatan, dan pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat melantik Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Antar Waktu Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, serta Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP, dan Penyerahan SK Kepala Puskesmas, yang berlangsung di Kantor Kecamatan Tanjungsari, Kamis (5/11/2026).
Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah janji jabatan Kepala Desa Pasir Tanjung, Rizal Baharuddin, untuk periode 2020–2028. Pemilihan Kecamatan Tanjungsari sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Rudy ingin menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah merupakan pelayan masyarakat yang harus hadir dan memberikan pelayanan hingga wilayah terujung Kabupaten Bogor.
“Sebuah kebanggaan dan kehormatan. Seharusnya acara ini diselenggarakan di Kantor Bupati Bogor. Kenapa kami memilih untuk melaksanakan di Kecamatan Tanjungsari? Karena Tanjungsari adalah salah satu kecamatan terujung di timur Kabupaten Bogor. Kita harus ingat bahwa kita hari ini adalah pelayan masyarakat,” tegas Rudy.
Lebih lanjut, Rudy menekankan bahwa kepala desa, tenaga kesehatan, dan insan pendidikan memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia secara khusus berpesan kepada para kepala puskesmas agar mengedepankan keramahan dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena masyarakat yang datang membutuhkan perhatian dan penanganan yang baik.
Menurutnya, pelayanan tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis dan ketersediaan obat, tetapi juga sikap ramah serta senyum dari para petugas kesehatan.
“Masyarakat yang datang ke puskesmas bukan untuk main. Sebelum dilayani kesehatannya, berikan perlakuan terbaik dan ramah. Obat memang menyembuhkan penyakit, tetapi obat terbesar bagi masyarakat kita adalah senyum dari Bapak dan Ibu sekalian dalam melayani,” pesannya.
Sementara itu, kepada para kepala sekolah dan guru, ia mengingatkan pentingnya menjaga dedikasi, kehati-hatian, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga berdiskusi dengan para kepala desa se-Kecamatan Tanjungsari untuk menyerap aspirasi dan memetakan sejumlah kebutuhan pembangunan.
Beberapa prioritas infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, dipersiapkan untuk ditindaklanjuti pada tahun 2027. Potensi pertanian Tanjungsari yang didukung area persawahan cukup luas juga menjadi perhatian, khususnya pembenahan saluran irigasi dan revitalisasi bendungan melalui kolaborasi lintas instansi.
Di akhir, Rudy mengajak seluruh kepala desa, tenaga kesehatan, dan insan pendidikan untuk menjaga kekompakan serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bogor tidak dapat dilakukan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen dengan semangat dan kecintaan terhadap masyarakat Kabupaten Bogor.
“Bogor tidak bisa dibangun oleh satu orang. Bogor tidak bisa dibangun oleh satu suku. Bogor harus dibangun dengan kebhinekaan dan Bogor harus dibangun oleh orang-orang yang sayang dan cinta terhadap Kabupaten Bogor,” tutupnya. (nps- ed.swa).