CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol yang digelar di kawasan Alun-alun Kabupaten Bogor menjadi momentum untuk menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Rudy, fasilitas publik yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor harus dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, tidak hanya sebagai sarana berkumpul dan rekreasi, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga.
“Fasilitas-fasilitas publik yang kita siapkan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Malam ini digunakan untuk nonton bareng final Piala Dunia, dan alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Rudy saat meninjau langsung kegiatan nobar, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, sejak awal penyelenggaraan Piala Dunia 2026, seluruh videotron milik pemerintah daerah dibuka untuk masyarakat agar warga dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama di ruang publik.
Rudy mengatakan, keramaian tidak hanya terjadi di Alun-alun Kabupaten Bogor. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kawasan Stadion Pakansari juga dipadati warga yang ingin menyaksikan pertandingan final bersama keluarga dan teman-teman.
“Bukan hanya di Alun-alun Kabupaten Bogor, kami mendapat informasi bahwa Stadion Pakansari juga penuh. Seluruh ruang publik yang dipasangi videotron dipenuhi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, selain videotron yang disiapkan pemerintah, terdapat pula videotron yang dipasang secara swadaya oleh masyarakat. Hal tersebut menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menghidupkan ruang publik secara mandiri dan gotong royong.
Lebih lanjut, Rudy menilai kegiatan nobar memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi acara.
“Yang terpenting, ini seperti lebarannya rekan-rekan UMKM. Sejak peringatan Hari Koperasi beberapa hari lalu sampai malam ini, aktivitas UMKM sangat terasa dan ekonomi masyarakat terus bergerak,” ungkapnya.
Bupati Bogor juga menyampaikan apresiasi kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang turut mendukung kegiatan tersebut, termasuk memberikan perhatian kepada para pedagang yang berjualan di area nobar.
Menurut Rudy, kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ruang publik yang hidup, aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh warga Kabupaten Bogor