Cibinong, Kompim – Rudy Susmanto Bupati Bogor, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar pada Sabtu malam (28/2/2026).

Patroli gabungan yang melibatkan TNI, Polri (Satlantas & Sabhara), Dandim, Subdenpom, Satpol PP, Dinas Perhubungan, DPRD, hingga Forkopimcam ini menyasar sejumlah titik krusial yang kerap menjadi pusat keramaian dan rawan gesekan masyarakat.

Dalam patroli tersebut Bupati Rudy memimpin razia secara langsung terhadap para penjual dan pengguna minuman keras, sedikitnya berhasil diamankan 124 botol minuman keras dari sejumlah pedagang. 

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan bahwa pemilik dan karyawan toko telah dibawa ke Kapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Kami melakukan penindakan secara Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Saat ini anggota juga tengah menyisir toko-toko di sekitarnya untuk memastikan tidak ada lagi peredaran miras di wilayah tersebut," ujar Kapolres.

AKBP Wikha menegaskan bahwa komitmen Forkopimda adalah menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat Kabupaten Bogor. Ke depan, ia tuturkan, tempat-tempat yang masih membandel menjual miras akan ditertibkan setiap malamnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gesekan diantara masyarakat.

Kemudian, mengantisipasi fenomena balap lari liar yang terjadi di area Pakansari, Pemkab Bogor bersama Forkopimda mengambil langkah persuasif dengan memindahkan kegiatan tersebut ke dalam Area Stadion Pakansari. 

Adapun Dash Run ini difasilitasi dengan dibuatkan Kejuaraan Lari 100 Meter, yang diikuti sekitar 200 pelari mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, serta dilaksanakan setiap malam Minggu selama bulan Ramadan hingga babak final pada tanggal 14 Maret nantinya.

“Kami mengimbau bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan lari, silahkan dilaksanakan, namun kami mengingatkan jangan mengganggu kepentingan masyarakat. Jadi jangan sampai menutup jalan, jangan sampai mengganggu kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalan,” tegas Kapolres.

Selain itu, patroli ini juga fokus mengantisipasi potensi perang sarung, aksi tawuran senjata tajam, dan balap liar kendaraan bermotor. Personel pun disiagakan di sepanjang jalan untuk memantau situasi.

AKBP Wikha turut mengimbau masyarakat untuk senantiasa proaktif melaporkan gangguan kamtibmas melalui Hotline Polri 110. Nantinya, laporan tersebut akan secara otomatis terhubung ke Polsek atau Polres terdekat untuk penanganan cepat di TKP.

Ia pun menekankan kepada seluruh personel untuk tetap mengedepankan sisi humanis pada aksi patroli yang dilaksanakan. “Kita hadir untuk memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman," tegasnya. (nps – ed.swa).