Cibinong, Kompim – Rudy Susmanto, Bupati Bogor, memastikan Pemkab Bogor siap bersinergi dengan Biro SDM Polda Jawa Barat guna menggelar asesmen dan meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Momen tersebut disampaikan Bupati Bogor saat membuka Sosialisasi Penawaran Pelaksanaan Asesmen Jabatan di Pendopo Bupati, Cibinong, Senin (2/11/2026), sembari menekankan pentingnya pemetaan kompetensi aparatur yang objektif dan transparan.

“Kami tentunya menyambut baik dan ingin bersinergi, bekerja sama, baik untuk asesmen maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia dengan Polri dan hari ini disosialisasikan dari Polda Jawa Barat. Karena sudah ada paparan teknis dengan BKPSDM, kami ingin ini dilanjutkan ke tahapan perjanjian kerja sama,” jelas Rudy.

Transformasi penataan SDM ini direncanakan menyasar berbagai lini struktural, termasuk memetakan kompetensi 40 camat se-Kabupaten Bogor yang memiliki karakteristik wilayah beragam dan heterogen mencakup 416 desa serta 19 kelurahan. 

Melalui asesmen yang mendalam, penempatan pejabat didasarkan berbasis pada kompetensi dan kapasitas riil. Selain itu, asesmen juga disiapkan untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan eselon II melalui pemetaan berlapis hingga tataran eselon III.

“Investasi terbaik hari ini adalah investasi sumber daya manusia. Tapi kalau kita tidak memiliki data yang konkret dan akurat, kita memilih bukan berdasarkan kedekatan. Asesmen ini bukan hanya untuk naik jabatan, tetapi untuk menentukan apakah seseorang sudah tepat di OPD tersebut, apakah di bidang teknis, lingkungan, perikanan, atau sosial ekonomi, sehingga penataan SDM berdasarkan kajian hasil kolaborasi bersama,” pungkasnya.

Pemkab Bogor juga berencana melibatkan asesmen khusus guna memastikan kesetaraan hak berkarier bagi ASN berkebutuhan khusus, mengingat tidak semua lembaga memiliki fasilitas asesmen tersebut. Sinergi ini ditargetkan segera berlanjut ke tahap penandatanganan perjanjian kerja sama, dengan proyeksi pelaksanaan asesmen awal paling lambat awal tahun 2027 atau bahkan dimungkinkan menjelang akhir tahun 2026 untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada.

Sementara itu, mewakili Biro SDM Polda Jabar, AKBP Andri Kurniawan selaku Kabagbinkar Ro SDM Polda Jabar, menyampaikan bahwa kehadiran jajarannya selain bersilaturahmi juga untuk membuka ruang kolaborasi konkret dengan Pemkab Bogor.

“Kehadiran kami hari ini bukan semata-mata untuk melaksanakan sosialisasi, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Biro SDM Polda Jabar dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkap Andri.

Ia menambahkan bahwa asesmen Polri merupakan instrumen penilaian kompetensi yang objektif, transparan, dan terukur untuk mendukung penempatan SDM yang profesional. Sistem asesmen tersebut telah mengantongi akreditasi kategori A dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta berpengalaman menjalin kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan daerah di wilayah Jawa Barat.

Penguatan kapasitas aparatur melalui asesmen ini menandai babak baru penataan karir ASN berbasis meritokrasi di Kabupaten Bogor. Langkah konkret tersebut diyakini akan mendorong terciptanya efektivitas roda pemerintahan daerah yang tangguh, transparan, dan berorientasi pada hasil. (nps- ed.swa).