Leuwiliang, Kompim – Bersilaturahmi dengan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor di Leuwiliang pada Jumat (2/10/2026), Rudy Susmanto, Bupati Bogor menegaskan pentingnya kolaborasi dengan organisasi keumatan untuk mendorong kualitas SDM dan pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan bahwa roda pemerintahan dan pembangunan daerah yang luas tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah semata, melainkan butuh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Hari ini kita bersilaturahmi dengan jajaran Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Dalam menjalankan roda pemerintahan, kita tidak bisa membangun Kabupaten Bogor seorang diri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan berbagai organisasi keumatan,” ujar Rudy.
Rudy mengapresiasi rekam jejak Muhammadiyah yang telah berkontribusi nyata dalam membangun bangsa bahkan sebelum kemerdekaan Indonesia. Melalui silaturahmi ini, Pemkab Bogor berfokus memetakan kolaborasi strategis, mulai dari penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) hingga pemerataan infrastruktur pendidikan.
“Infrastruktur bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Kabupaten Bogor sangat luas, sementara fasilitas pendidikan milik pemerintah masih terbatas. Lewat kolaborasi ini, wilayah-wilayah yang belum terjangkau secara optimal oleh pemerintah dapat dibantu dan dijangkau melalui peran serta Muhammadiyah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa amanah besar dalam melayani masyarakat membutuhkan konsolidasi dan penyatuan kekuatan antara pemerintah daerah dan organisasi Islam besar seperti Muhammadiyah demi mengoptimalkan pelayanan publik.
Sementara itu, H. Ahmad Yani, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor, menyampaikan apresiasi mendalam atas kedatangan jajaran Pemkab Bogor. Ia menyebut perjumpaan ini sebagai bentuk perhatian nyata pimpinan daerah kepada warganya.
“Selamat datang di rumah kami yang juga merupakan Sekretariat Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Kami dari keluarga besar PDM Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati yang telah berkenan hadir dan bersilaturahmi,” ungkap Ahmad Yani.
Ahmad Yani menceritakan, sebelumnya pihak PDM telah mengajukan surat permohonan audiensi ke Pendopo Bupati. Namun, Bupati justru mengambil langkah responsif dengan memilih berkunjung langsung ke Sekretariat PDM Muhammadiyah.
“Ini merupakan kerinduan yang sudah cukup lama. Awalnya kami yang mengirimkan surat untuk beraudiensi ke Pendopo. Namun luar biasa, Bapak Bupati justru menyampaikan tidak perlu kami yang datang, melainkan Pemkab Bogor yang akan datang bertemu Muhammadiyah. Insyaallah, momentum ini menjadi ruang diskusi yang produktif untuk kemajuan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Muhammadiyah Kabupaten Bogor memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui sektor pendidikan. Dengan jaringan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah, Muhammadiyah turut membantu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor. Saat ini, Muhammadiyah Kabupaten Bogor mengelola 68 sekolah dan dua universitas. Dari 68 sekolah tersebut, jumlah peserta didik mencapai sekitar 15.000 hingga 16.000 siswa.
Ke depan, kolaborasi antara Muhammadiyah dan Pemkab Bogor diharapkan semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam berbagai sektor lainnya yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (nps-ed.swa)