Cibinong, Kompim - Rudy Susmanto, Bupati Bogor memperkuat ketahanan pangan daerah melalui dukungan kepada kelompok tani, pemanfaatan lahan produktif, serta gerakan konsumsi pangan lokal. Komitmen tersebut disampaikan dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-46 Tingkat Kabupaten Bogor yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026), bersamaan dengan rangkaian kegiatan Car Free Day (CFD).
Rudy menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam membangun kekuatan bangsa. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya untuk mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kemampuan daerah memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Ketahanan pangan harus didukung bersama-sama. Bogor hari ini berproses cukup cepat bagaimana kita bisa menunjang program Pemerintah Pusat bersama Presiden Republik Indonesia. Kita mempertahankan untuk swasembada beras,” ujar Rudy.
Untuk memperkuat produksi pangan, Pemkab Bogor mendorong pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif serta mengembangkan penanaman bawang, sayuran, dan buah-buahan. Pemanfaatan pekarangan rumah melalui pengembangan taman sayur dan buah bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor juga menjadi bagian dari upaya memperluas sumber pangan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di berbagai wilayah.
Pada peringatan HPS ke-46 tersebut, Pemkab Bogor turut memberikan apresiasi dan dukungan kepada kelompok tani, kelompok wanita tani, serta pelaku sektor pertanian lainnya. Kegiatan juga diisi dengan pembagian sayur dan buah gratis, penyerahan penghargaan bagi para pemenang kategori Taman Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA), serta bantuan alat pengolahan pangan lokal bagi Rumah Pangan Lokal Indonesia (RPLI). Gerakan konsumsi pangan lokal turut mengajak masyarakat membiasakan pola konsumsi yang beragam dan memanfaatkan hasil pangan daerah.
Rudy menekankan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Pemkab Bogor akan terus mendorong peningkatan produksi pertanian, pengembangan pangan lokal, serta optimalisasi lahan dan pekarangan agar semakin produktif. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor. (ra– ed.swa).