Jakarta, Kompim – Kepemimpinan Rudy Susmanto, Bupati Bogor, dan Ade Ruhandi, Wakil Bupati Bogor yang memasuki tahun kedua kembali membuahkan penghargaan nasional. Pemkab Bogor sukses menyabet gelar Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan serta Penyelenggara Sekolah Rakyat Terbaik Tahun 2026 dalam ajang Mandaya Award 2026. Tropi penghargaan diserahkan secara langsung kepada Rudy Susmanto di Ballroom Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, memberikan apresiasi tinggi kepada para kepala daerah yang konsisten menurunkan angka warga penerima bantuan sosial di wilayahnya. Pesan tersebut disampaikannya dalam penganugerahan Mandaya Award 2026 yang digelar sejalan dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025. Memasuki tahun kedua, penganugerahan ini memberikan penghargaan bagi 89 kategori atas kontribusi nyata daerah, akademisi, hingga badan usaha dalam pengentasan kemiskinan.
"Bukan yang paling besar lembaganya, bukan juga yang paling mahal anggarannya. Tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dapat dibuktikan," ujar Muhaimin.
Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus mendorong transformasi besar dari negara yang sekadar memberi bantuan karitatif menuju negara yang aktif memberdayakan rakyatnya agar mandiri dan kokoh. Berdasarkan data BPS 2026, tingkat kemiskinan nasional turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen, sementara kemiskinan ekstrem turun dari 2,8 juta menjadi 1,7 juta jiwa dalam dua tahun terakhir.
Salah satu capaian paling membanggakan yang disoroti adalah keberhasilan 44,2 ribu anak dari keluarga prasejahtera yang kini bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat dengan fasilitas lengkap dan memadai. Melalui program terpadu, tidak hanya anak-anak yang dididik, tetapi para orang tua juga dibekali keterampilan baru melalui program kemandirian seperti Program Laksmi agar keluarga dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara produktif.
Usai menerima penghargaan, Bupati Rudy menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jajaran serta elemen masyarakat Kabupaten Bogor atas kerja keras bersama.
"Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenko Pemberdayaan Masyarakat atas penghargaan yang diberikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, baik dari pimpinan OPD, kecamatan, pemerintah desa, hingga RT/RW yang sudah bahu-membahu mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Bogor," tutur Rudy.
Ia mengakui tantangan penanganan kemiskinan di wilayahnya tidaklah ringan, namun raihan penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah yang diambil Pemkab Bogor sudah tepat.
"Kemiskinan di Kabupaten Bogor cukup tinggi, tetapi tentu dengan arahan kebijakan dan langkah-langkah yang bisa kita ambil, kita harus berjalan bersama-sama dan terus berjuang. Penghargaan ini menjadi salah satu indikator bahwa upaya yang kita jalankan sudah berada di jalur yang tepat," jelasnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Tentunya, kita terus berupaya agar masyarakat bisa sejahtera. Terima kasih atas peran serta seluruh pihak, sampai dengan tingkat paling bawah, serta seluruh organisasi dan lembaga kemasyarakatan yang berperan penting dalam upaya kita bersama mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Bogor. Dari Bogor untuk Indonesia," tegasnya.
Keberhasilan Pemkab Bogor meraih penghargaan ganda ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras jajaran pemerintah daerah dalam mengintegrasikan program penanggulangan kemiskinan dan pendidikan inklusif telah membuahkan hasil konkret yang diakui secara nasional.
Melalui semangat kolaborasi lintas sektor, sejalan dengan pesan penguatan data tunggal sosial ekonomi (DTSEN) dan Inpres Nomor 8 Tahun 2025, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus menjadi teladan serta motor penggerak dalam mewujudkan masyarakat Bumi Tegar Beriman yang semakin berdaya, adil, dan sejahtera. (nps– ed.swa).