Cileungsi, Kompim – Rudy Susmanto, Bupati Bogor, memastikan Pemkab Bogor terus mengakselerasi peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) dan pembenahan fasilitas pendidikan yang merata. Hal itu ditegaskan Bupati Bogor saat menghadiri Open House Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 sekaligus mengecek sarana prasarana di SD Negeri Cileungsi 03, Selasa (20/10/2026).
Lebih lanjut, Rudy merincikan bahwa dalam dua tahun terakhir terdapat sekitar 109 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor yang revitalisasinya dibantu oleh anggaran pemerintah pusat (APBN), yakni sebanyak 54 sekolah pada tahun 2025 dan 55 sekolah pada tahun 2026.
Guna menuntaskan total 1.480 SD serta ratusan SMP se-Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor menargetkan penanganan infrastruktur pendidikan dapat tuntas secara menyeluruh hingga tahun 2029. Langkah ini dilakukan agar seluruh anak di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan dapat menikmati standar fasilitas pembelajaran yang sama.
Sementara itu, terkait dengan upaya peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), Pemkab Bogor terus melakukan percepatan melalui ekspansi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (KBM) hingga ke tingkat kantor desa memanfaatkan Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa.
"Alhamdulillah, melalui program percepatan ini sudah ada 3.700 anak yang sebelumnya putus sekolah kini dapat kembali mengenyam pendidikan. Selain itu, mulai tahun anggaran 2026 ini, Pemkab Bogor juga mengulurkan program beasiswa bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri melalui kerja sama nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah-sekolah swasta, di mana biaya pendidikannya ditanggung penuh oleh pemerintah daerah," pungkas Rudy. (nps– ed.swa).