Cibinong, Kompim –  Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 tingkat Kabupaten Bogor yang berlangsung di Gerbang Tri Tangtu di Buana, pada Minggu (13/9/2026) menjadi titik awal perubahan pola hidup masyarakat. Ajat Rochmat Jatnika, Skretaris Daerah Kabupaten Bogor, hadir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap pentingnya menjaga kebugaran tubuh secara berkelanjutan.

Peringatan HAORNAS tahun ini mengusung tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!" sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun modal manusia yang tangguh. Melalui kebiasaan berolahraga, masyarakat diharapkan tidak hanya meraih kesehatan fisik, tetapi juga menempa kedisiplinan, mental baja, dan jiwa sportif. Masyarakat yang bugar secara otomatis akan menjadi dorongan utama lahirnya sumber daya manusia (SDM) yang jauh lebih produktif dan berdaya saing tinggi.

Guna mewujudkan visi tersebut, langkah nyata diselaraskan melalui lima fokus utama pembangunan kesehatan daerah, di mana orientasi utama kini difokuskan pada upaya preventif menjaga masyarakat tetap sehat dan bugar melalui aktivitas fisik rutin daripada sekadar mengobati yang sakit. 

Lebih lanjut, jajaran pemerintah daerah dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga RT/RW didorong untuk menjadi contoh sekaligus garda terdepan dalam memfasilitasi gerakan hidup aktif.

Ruang-ruang publik, sekolah, lingkungan kerja, hingga kegiatan Car Free Day dimaksimalkan sebagai wadah interaktif warga untuk berolahraga, bukan sekadar agenda seremonial semata.

Pembinaan prestasi tingkat dunia dibangun di atas pondasi masyarakat yang menggemari olahraga. Budaya, prestasi, dan industri olahraga diintegrasikan agar saling mendukung satu sama lain.

Pemkab Bogor mengimbau gerakan hidup sehat untuk dimulai tanpa menunggu momentum khusus, biaya mahal, atau fasilitas yang rumit. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, hingga senam bersama dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.

Semangat HAORNAS 2026 ini diharapkan menjadi pemantik sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, hingga tingkat keluarga. Gotong royong seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama menuju Kabupaten Bogor yang sehat, aktif, dan berprestasi. (nps–ed.swa).