Cibinong, Kompim – Ajat Rochmat Jatnika, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, menegaskan seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Bogor harus memiliki sense of crisis, dalam menghadapi tantangan kondisi keuangan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Webinar Seri III Program Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang digelar secara daring di Ruang Rapat I Sekretariat Daerah, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengangkat tema "Viralitas Berbasis Konten Lokal: Membuat Kampanye Antikorupsi yang FYP dan Berdampak". Webinar diikuti jajaran perangkat daerah dan kecamatan di lingkungan Pemkab Bogor sebagai upaya memperkuat pemahaman serta strategi komunikasi publik dalam mengampanyekan nilai-nilai anti korupsi melalui pendekatan kreatif yang selaras dengan perkembangan media digital.
Dalam arahannya, Ajat menjelaskan bahwa kondisi fiskal Kabupaten Bogor pada tahun 2026 diproyeksikan lebih berat dibandingkan tahun 2025. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memiliki sense of crisis dengan menerapkan efisiensi anggaran, namun tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa rumah sakit daerah diminta menyusun strategi agar pelayanan kesehatan tetap optimal tanpa menambah utang maupun jumlah pegawai. Selain itu, perangkat daerah juga didorong mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah, seperti videotron, taman, dan billboard, sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah.
Di sektor perpajakan, Pemkab Bogor juga akan memperkuat pendataan dan penataan perizinan villa di kawasan Puncak guna mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Ajat menegaskan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, program pelayanan publik tidak boleh terhenti. Penataan lingkungan, normalisasi saluran air, serta upaya menjaga kebersihan kawasan harus tetap berjalan melalui semangat kolaborasi dan gotong royong.
Untuk itu, para camat, kepala desa, perangkat daerah, hingga masyarakat didorong terus memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan. Salah satu implementasi nyata semangat tersebut adalah penataan jalur Cijayanti - Bojong Koneng yang tengah dipersiapkan sebagai wajah Kabupaten Bogor menjelang kunjungan tamu-tamu negara.
Hadirnya Sekda Ajat pada webinar ini, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat integritas, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mendorong pelayanan publik yang tetap optimal di tengah tantangan fiskal yang dihadapi. (nps – ed.swa)