Cibinong, Kompim – Rudy Susmanto, Bupati Bogor, menginstruksikan percepatan program strategis Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 agar dapat bergerak mulai akhir tahun ini. Hal itu ditegaskannya saat memimpin rapat pembahasan rencana kerja di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, Selasa (3/11/2026), guna mengejar target prioritas, memenuhi indikator pencegahan korupsi MCSP KPK, serta memastikan kesiapan lahan dan anggaran.
"Tentunya ini merupakan rangkaian dari MCSP KPK yang harus kita penuhi. Kami pastikan dari kesiapan lahan harus milik pemerintah daerah dan ketentuan perundang-undangan sudah masuk dalam KUA-PPAS 2027," tutur Rudy.
Sejumlah proyek infrastruktur skala besar menjadi prioritas utama. Di antaranya adalah pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang), kelanjutan pembangunan asrama haji dan umrah di Pakansari, hingga penuntasan administrasi lahan jalan khusus angkutan barang dan tambang sepanjang 12 kilometer yang tengah disesuaikan dengan peruntukan ruang Pemprov Jawa Barat agar tidak mengganggu lahan pertanian produktif.
"Konektivitas masyarakat Bogor dengan pusat pemerintahan akan jauh lebih dekat. Untuk Flyover Bomang, apabila disetujui DPRD, proses berkontrak bisa berjalan di bulan Januari dan pembangunan fisik dimulai akhir Januari atau awal Februari 2027," jelasnya.
Tidak hanya infrastruktur jalan dan penataan kawasan Puncak, Pemkab Bogor turut menggenjot fasilitas pelayanan publik dasar. Di sektor kesehatan dan pendidikan, Pemkab Bogor akan membangun unit sekolah baru serta merenovasi skala besar fasilitas kesehatan puskesmas menjadi poliklinik rawat inap yang dilengkapi dokter spesialis.
Pemkab Bogor juga mengantisipasi kebencanaan dengan mendirikan lumbung sosial di kecamatan, hasil kolaborasi bersama Kementerian Sosial.
"Yang terpenting adalah kita berupaya infrastruktur pendidikan dan kesehatan dapat menjangkau hingga seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Lumbung sosial ini juga kita siapkan, sehingga apabila terjadi bencana, kebutuhan masyarakat, bayi, dan ibu hamil semua sudah ada di posko masing-masing," pungkasnya. (nps- ed.swa).