Cibinong, Kompim - Ajat Rochmat Jatnika, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, menegaskan bahwa gelaran Bupati Bogor Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Series 2, resmi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus sarana promosi sport tourism daerah. Dibuka secara resmi di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu, (8/8/2026), ajang balap sepeda tingkat internasional ini berhasil menyedot antusiasme ratusan atlet dari berbagai wilayah hingga mancanegara.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026, mempertandingkan kategori road bike dan mountain bike. Berdasarkan laporan panitia, kejuaraan tahun ini diikuti 440 atlet dari 78 kabupaten/kota dan 18 provinsi, termasuk atlet asal Jepang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 280 peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Bogor Arief Rahman membacakan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menegaskan pentingnya olahraga sebagai pembentuk karakter dan perekat sosial masyarakat.
Menurut Rudy, selain memupuk jiwa sportivitas dan pola hidup sehat, ajang Bupati Bogor Cup 2026 merupakan komitmen nyata Pemkab Bogor dalam menggalakkan sport tourism. Jalur lintasan dari Pakansari menuju Desa Malasari sengaja dirancang untuk mengekspos keindahan alam Bogor Barat, terutama daya tarik Taman Nasional Gunung Halimun Salak ke kancah yang lebih luas.
Pengembangan sport tourism tersebut diharapkan tidak berhenti pada promosi destinasi, tetapi memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran atlet, ofisial, komunitas, dan wisatawan dapat menciptakan pergerakan ekonomi di sekitar lokasi wisata melalui berbagai aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
“Di mana ada ramai, pasti di situ perekonomian akan tumbuh. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin membawa para wisatawan untuk melihat wilayah Bogor Barat yang memang tidak kalah sejuk dan indahnya dengan Puncak,” kata Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga yang mampu menggabungkan pembinaan prestasi, promosi wisata, dan penguatan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat, sport tourism diharapkan berkembang secara berkelanjutan sekaligus memperluas manfaat pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang memiliki potensi wisata di Kabupaten Bogor. (ra– ed.swa)