Ciomas, Kompim – Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, mengingatkan para siswa tentang bahaya nyata narkoba saat memimpin upacara bendera di SMPN 2 Ciomas, pada Senin (22/6/2026). Hadir mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto dalam program "Kami Mendengar", Gantara menegaskan bahwa barang haram tersebut dapat merusak masa depan generasi muda.

"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu pendidikan, pergaulan, bahkan masa depan seseorang," ujar Gantara.

Gantara mengimbau para siswa untuk berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Benteng utamanya, menurut Gantara, adalah dengan memilih lingkaran pertemanan yang positif, aktif berorganisasi, serta tidak ragu melapor kepada guru atau orang tua jika menemui hal mencurigakan. Ia menegaskan, masa depan yang cerah hanya bisa diraih oleh generasi yang sehat, cerdas, dan membentengi diri dari pengaruh negatif.

Tak hanya soal narkoba, ia juga menekankan pentingnya peran warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tertib. Budaya positif ini dapat diwujudkan melalui aksi nyata sehari-hari, seperti menjaga kebersihan, disiplin waktu, menghormati sesama, serta tegas menolak segala bentuk perundungan (bullying).

Karena, jika setiap siswa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekolah, suasana belajar akan menjadi lebih menyenangkan dan mendukung keberhasilan akademik.

Terkait program nasional, Gantara menjelaskan bahwa pemerintah telah melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi muda Indonesia agar mereka memperoleh asupan gizi yang baik, tumbuh sehat, memiliki daya tahan tubuh kuat, serta lebih fokus dalam mengikuti pembelajaran.

"Saya mengajak seluruh siswa untuk mendukung program ini dengan cara menjaga kebersihan saat menerima makanan, mengonsumsi makanan dengan baik, serta tidak menyia-nyiakan makanan yang telah diberikan," tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, melainkan juga oleh karakter yang kuat mulai dari, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, hormat, serta semangat belajar, bekerja keras, dan pantang menyerah. Karakter inilah yang akan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa.

Menutup amanatnya, Gantara mengajak seluruh elemen sekolah untuk bergerak bersama. "Mari kita bersama-sama menjauhi narkoba, membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman, mendukung program MBG, serta memperkuat karakter sebagai pelajar yang berakhlak mulia. Semoga kalian semua menjadi generasi yang sehat, cerdas, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ucap Gantara.

Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan Kami Mendengar dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas sekolah secara bersama-sama untuk mengecek kelayakan sarana dan prasarana yang ada di SMPN 2 Ciomas. (nps – ed.swa)