Parung, Kompim – Pemerintah Kabupaten Bogor siap memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan bermutu dan memberikan ruang tumbuh bagi anak-anak berprestasi dan berbakat istimewa. Komitmen tersebut disampaikan Rudy Susmanto Bupati Bogor, saat mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Sugiono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di SNT 7 Parung, pada Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peninjauan pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Bogor, sekaligus melihat secara langsung aktivitas pembelajaran para siswa, pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID), pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta perkembangan penyelenggaraan SNT yang baru berjalan sekitar dua bulan.
Dalam kunjungan tersebut, Sugiono, Menko PMK, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SNT yang dinilainya menjadi wujud nyata dari gagasan besar Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan bermutu yang merata di seluruh Indonesia.
Menurut Sugiono, SNT dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang memiliki kemampuan di atas rata-rata agar dapat mengembangkan potensi dan memperoleh layanan pendidikan yang sesuai. Selain menjadi tempat pembelajaran, SNT diharapkan dapat berkembang sebagai pusat keunggulan yang memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan di sekitarnya.
"Saat Presiden Prabowo Subianto memikirkan mengenai sekolah ini, beliau sangat concern bahwa harus ada pendidikan bermutu yang merata di seluruh wilayah Tanah Air. Anak-anak yang memiliki kemampuan di atas rata-rata diberikan kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan potensi yang mereka miliki," ujar Sugiono.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak berhenti bermimpi, kehilangan harapan, maupun menyerah dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang apabila diiringi dengan kemauan belajar, lingkungan pertemanan yang baik, serta ketekunan.
"Jangan pernah berhenti bermimpi dan jangan pernah kehilangan harapan serta cita-cita. Tidak ada yang tidak mungkin untuk kalian selama kalian belajar dengan baik, berteman dengan baik, dan kalian tekun. Tekun, karena ombak pun dapat mengikis karang," pesannya.
Senada dengan Sugiono, Abdul Mu'ti, Mendikdasmen, menjelaskan bahwa SNT menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Abdul Mu'ti menyebut penyelenggaraan SNT saat ini masih berada pada tahap awal, dengan 17 sekolah yang telah mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan rata-rata baru berjalan selama sekitar dua bulan. Ia mengibaratkan para siswa sebagai tunas baru yang akan tumbuh menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia.
"Have a dream. Bermimpilah. Your future starts from here. Masa depan kalian dimulai dari sekolah ini. Karena itu, do the best, be the best. Lakukan yang terbaik, jadilah yang terbaik," tutur Abdul Mu'ti.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Rudy menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Parung, dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan SNT. Pemkab Bogor siap memberikan pengawalan serta dukungan terhadap kebutuhan sarana penunjang agar keberadaan SNT 7 Parung dapat berjalan optimal.
Rudy berharap SNT 7 Parung tidak hanya menjadi tempat bagi para siswa untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi, tetapi juga dapat tumbuh menjadi pusat keunggulan pendidikan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya. (nps– ed.swa).