Cibinong, Kompim - Rudy Susmanto, Bupati Bogor, memperkuat komitmen penghijauan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor melalui percepatan penanaman pohon, pengembangan hutan kota, serta kolaborasi bersama komunitas dan kelompok tani. Penegasan ini disampaikan Rudy saat menerima audiensi Ki Imang dan keluarga, Ketua Kelompok Tani Garuda, beserta jajaran perangkat daerah di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (23/10/2026), guna memastikan pembangunan daerah tetap seimbang dengan kelestarian alam.
ia menegaskan, penghijauan tidak boleh terbatas pada pembangunan hutan kota, tetapi perlu menjangkau berbagai kawasan yang memungkinkan untuk ditanami, mulai dari pusat pemerintahan, jalur jalan, kawasan permukiman, hingga wilayah yang membutuhkan pemulihan lingkungan. Setelah penanaman di sejumlah lokasi sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca, Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mempersiapkan penanaman kembali seiring memasuki musim hujan.
“Percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor itu harus seimbang dengan kita menjaga kelestarian alam. Jangan betonnya tumbuh terus, tetapi pohonnya tidak tumbuh-tumbuh,” tegas Rudy.
Untuk memastikan program berjalan efektif, Bupati meminta perangkat daerah segera merealisasikan pengadaan bibit sesuai perencanaan dan memastikan pohon langsung ditanam di lokasi yang telah ditentukan. Penanaman juga harus disertai penyiapan media tanam yang sesuai, pemeliharaan berkala, serta pemantauan pertumbuhan.
Menurutnya, keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi dari kemampuan memastikan pohon bertahan hidup, tumbuh, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bogor membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan kelompok tani, termasuk Ki Imang bersama keluarga serta kelompok tani yang mengembangkan bibit tanaman buah.
Bupati juga mendorong pemanfaatan bibit buah bersertifikasi, seperti alpukat dan mangga, serta pohon kelapa hibrida untuk sejumlah kawasan yang sesuai. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas penghijauan sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi pelaku pembibitan dan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.
Rudy turut mengarahkan agar penghijauan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi juga di berbagai wilayah kecamatan dan desa. Penataan lingkungan perkantoran, penghijauan sepanjang jalur jalan, pengembangan hutan kota di 40 kecamatan, serta penanaman di lahan yang tersedia menjadi bagian dari upaya membangun wilayah yang lebih rindang.
Dengan pendekatan tersebut, penghijauan diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis dan menjaga keseimbangan alam di tengah perkembangan pembangunan daerah.
Pemkab Bogor menargetkan pohon-pohon yang ditanam, khususnya tanaman buah yang telah memenuhi syarat pertumbuhan, mulai menunjukkan hasil hingga berbuah pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, setiap perangkat daerah diminta memastikan lokasi penanaman terdata, pemeliharaan berjalan, dan perkembangan tanaman dipantau secara berkala.
Melalui kerja bersama pemerintah, komunitas, kelompok tani, dan masyarakat, Bupati Bogor ingin memastikan penghijauan menjadi gerakan berkelanjutan yang menghadirkan lingkungan lebih hijau sekaligus menjaga kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor untuk masa depan. (ra– ed.swa).