Cibinong, Kompim - Rudy Susmanto, Bupati Bogor, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, sebagai sumber kekuatan dalam menatap masa depan. Pesan tersebut disampaikan Rudy dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, tingkat Kabupaten Bogor di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Cibinong, Minggu (16/8/2026) tengah malam.
Dalam suasana hening mengenang jasa para pahlawan, Rudy mengatakan setiap orang memiliki sejarah dan masa lalu masing-masing, tetapi memiliki kesempatan yang sama untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Ia pun mengajak masyarakat agar tidak mudah kehilangan semangat ketika menghadapi tekanan, kritik maupun berbagai tantangan kehidupan.
“Semua orang punya sejarah, punya masa lalu. Tetapi semua orang berhak untuk dapat masa depan yang lebih baik,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, perjuangan para pahlawan menjadi teladan bahwa tantangan yang berat harus dihadapi dengan keteguhan dan semangat pengabdian. Karena itu, momentum kemerdekaan tidak cukup hanya dimaknai dengan mengenang sejarah, tetapi harus diteruskan melalui kerja nyata dan semangat melayani masyarakat.
“Bogornya harus berubah dan contohlah, sekali lagi, rekan-rekan yang ada di sebelah kita. Kita harus semangat melayani masyarakat Bogor,” katanya.
Rudy juga memaknai renungan suci sebagai kesempatan untuk kembali mengingat harga yang telah dibayar para pahlawan dalam menghadirkan Indonesia yang merdeka. “Darah, air mata, pengorbanan, dan keteguhan mereka menjadi jalan bagi kita untuk berdiri tegak sebagai bangsa,” ungkap Rudy dalam refleksinya. Pesan tersebut menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan yang harus dijaga sekaligus diteruskan melalui pengabdian kepada bangsa dan daerah.
Sementara itu, Danlanud ATS Bogor yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengimbau seluruh peserta untuk semakin menghayati makna perjuangan para pahlawan. Ia menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan gotong royong karena tantangan ke depan tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri. Pelaksanaan AKRS sendiri diikuti unsur TNI dan Polri, aparatur sipil, pelajar, Pramuka, serta organisasi kepemudaan.
Melalui AKRS, Pemerintah Kabupaten Bogor meneguhkan kembali semangat perjuangan sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian. Bagi Rudy, penghormatan kepada para pahlawan harus diwujudkan dengan menjaga semangat juang mereka tetap hidup dalam setiap langkah untuk mengabdi, berkarya, dan menghadirkan perubahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. (ra– ed.swa)