Cibinong, Kompim - Rudy Susmanto, Bupati Bogor, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Bumi Tegar Beriman. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi strategis bersama perwakilan Kepala Desa se-wilayah Bogor Barat di Pendopo Bupati, Kamis (23/4/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan menjadi forum pengambilan keputusan untuk menyinkronkan program pemerintah daerah dengan kebutuhan riil di tingkat desa. Rudy secara langsung membedah hambatan pembangunan di 14 kecamatan wilayah Bogor Barat guna memastikan intervensi kebijakan yang tepat sasaran.
Selain itu, Rudy memastikan keberlanjutan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, meskipun dalam kondisi fiskal yang mengalami penyesuaian. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga akses layanan kesehatan bagi masyarakat secara luas.
Lebih lanjut, pemerintah daerah tengah menyiapkan revisi Peraturan Bupati terkait bantuan infrastruktur desa guna mendorong pembangunan yang lebih merata. Langkah ini diiringi dengan penguatan kapasitas desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk program satu sarjana per desa serta pengembangan sistem data desa yang terintegrasi.
Berbagai aspirasi yang disampaikan kepala desa juga menjadi perhatian, mulai dari kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, optimalisasi program CSR, hingga penanganan persoalan sosial dan lingkungan di wilayah. Pemerintah daerah mendorong kolaborasi lintas sektor agar berbagai kebutuhan tersebut dapat ditangani secara efektif.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus melalui dorongan peningkatan rata-rata lama sekolah, antara lain melalui pelaksanaan program kejar paket di tingkat desa.
Ke depan, arah pembangunan Kabupaten Bogor bertumpu pada terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang merata, khususnya di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Komitmen ini tidak sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui serangkaian proyek strategis mulai dari pembangunan Sport Center di Rancabungur, penanganan simpul kemacetan jalur Dramaga–Leuwiliang, hingga pembangunan jalan khusus tambang yang menjadi solusi krusial bagi mobilitas warga. Tak berhenti di situ, Rudy juga tengah menjajaki kerja sama progresif dengan PT KAI guna memperluas konektivitas transportasi publik yang lebih terintegrasi.
Sebagai penutup, Rudy mengajak seluruh kepala desa untuk menjadi garda terdepan dalam mengoptimalkan potensi wilayah melalui inventarisasi aset desa yang berorientasi pada layanan publik. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan desa ini diyakini akan menjadi mesin penggerak utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh penjuru Kabupaten Bogor. (ra – ed.swa).