Cibinong, Kompim - Rudy Susmanto, Bupati Bogor, mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi kemarau berkepanjangan melalui pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Alun-Alun Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026). Upaya bersama ini dilakukan untuk memohon turunnya hujan guna mengatasi kekeringan yang mulai melanda sumur warga, lahan pertanian, saluran irigasi, serta sumber air baku penting di wilayah Bogor dan sekitarnya.
 
“Ikhtiar sudah, bahkan dengan BNPB juga sudah mencoba untuk membuat hujan buatan. Ini cara utama manusia adalah kita berdoa, memohon kepada Allah mudah-mudahan diberikan hujan, tentunya hujan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
 
Menurutnya, dampak kekeringan dirasakan di sejumlah wilayah barat maupun timur Kabupaten Bogor. Beberapa kawasan seperti Cariu, Tanjungsari, dan Sukamakmur mengalami kondisi lahan pertanian yang terdampak minimnya hujan. Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan langkah penanganan, termasuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui distribusi air bersih.
 
Rudy menegaskan, penanganan kekeringan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan koordinasi bersama berbagai pihak. Saat ini, distribusi air bersih terus dilakukan ke wilayah yang mengalami kekeringan, dengan cakupan mencapai 32 kecamatan dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga kebutuhan air masyarakat sekaligus mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat kekeringan.
 
Dalam khutbah Salat Istisqa, jamaah juga diajak merefleksikan peran manusia sebagai khalifah di muka bumi dan pemegang amanah untuk menjaga kehidupan serta lingkungan. Salat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa menghadapi persoalan lingkungan dan sumber daya air tidak hanya membutuhkan penanganan langsung, tetapi juga kepedulian, kesabaran, serta tanggung jawab bersama.
 
Ke depan, Pemkab Bogor akan terus mengoptimalkan penanganan dampak kekeringan, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih dan perlindungan sektor pertanian. Pemkab berharap turunnya hujan dapat segera mengembalikan ketersediaan air, mendukung aktivitas pertanian masyarakat, serta menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor. (ra– ed.swa).