Dramaga, Kompim - Ade Ruhandi, Wakil Bupati Bogor, memastikan penyaluran bantuan pangan beras bagi masyarakat Kabupaten Bogor terus berlangsung lancar. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga. Penegasan tersebut disampaikan saat ia memantau langsung ketersediaan stok di Komplek Pergudangan BULOG Dramaga pada Rabu (9/9/2026).

Ade menegaskan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan pangan tersedia, terdistribusi dengan baik, serta dapat dijangkau masyarakat. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan komoditas, tetapi juga bagaimana pemerintah memastikan bantuan dan pangan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah daerah memiliki peran penting untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali,” ujar Ade.

Berdasarkan laporan realisasi harian penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram per 8 September 2026, Kabupaten Bogor memperoleh alokasi sebanyak 18.800.400 kilogram. Hingga tanggal tersebut, sebanyak 9.094.080 kilogram telah terealisasi, atau mencapai 48,37 persen dari alokasi. Pada hari yang sama, tercatat penyaluran sebanyak 536.310 kilogram beras. 

Ade mengatakan, data tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pangan dapat terus dikawal bersama. Pemerintah Kabupaten Bogor akan memperkuat sinergi dengan BULOG dan pihak terkait untuk memastikan proses penyaluran berlangsung lancar, sehingga bantuan pangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya mendorong terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memastikan distribusi berjalan efektif dan stabilitas harga tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan kebijakan pangan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus melakukan pengawalan terhadap distribusi pangan dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Langkah ini diperlukan agar penyaluran bantuan dapat terus bergerak sesuai alokasi serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Bogor terpenuhi secara tepat dan berkesinambungan. (ra– ed.swa).