CIOMAS – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyiapkan rencana pelebaran jalan di kawasan Laladon sepanjang kurang lebih satu kilometer yang ditargetkan dilaksanakan pada tahun 2027. Dalam persiapannya, Bupati Rudy melakukan peninjauan langsung pada Rabu (4/11), untuk memastikan ketersediaan dan status kepemilikan lahan yang akan digunakan dalam mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.

Rudy Susmanto menjelaskan, ruas jalan yang akan dilebarkan dimulai dari Terminal Laladon. Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat sejumlah bidang tanah di sepanjang kawasan tersebut yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor sehingga tidak memerlukan proses pembebasan lahan.

"Jadi, kunjungan kami hari ini juga dalam rangka meninjau rencana pelebaran jalan yang akan dilaksanakan pada tahun depan. Panjangnya kurang lebih satu kilometer, mulai dari Terminal Laladon. Dari hasil peninjauan, ternyata ada beberapa lahan yang tidak perlu dibebaskan karena merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor," ungkap Rudy.

Ia menyebutkan, sejumlah aset pemerintah daerah berada di kawasan pasar, Terminal Laladon, Instalasi Karantina Ikan, hingga UPT 4. Keberadaan aset tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempersiapkan rencana pelebaran jalan.

“Optimalisasi aset daerah perlu dilakukan agar pemanfaatannya dapat mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Rudy menuturkan, untuk mendukung pelaksanaan rencana tersebut, Pemkab Bogor akan melakukan penyesuaian administrasi pengelolaan aset. Lahan yang sebelumnya tercatat sebagai aset Dinas Perikanan dan Peternakan akan diserahterimakan pengelolaannya kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

“Dengan langkah tersebut, proses persiapan pelebaran jalan di kawasan Laladon diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terutama pada aspek kesiapan lahan dan administrasi aset pemerintah daerah,” ujar Rudy.

Pemkab Bogor terus mendorong optimalisasi aset milik daerah agar dapat dimanfaatkan secara tepat guna, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.