Cibinong, Kompim –  Rudy Susmanto Bupati Bogor, secara resmi membuka Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor yang berpusat di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Sabtu (31/10/2026). Perhelatan keagamaan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 31 Oktober hingga 3 November 2026 di Kecamatan Cibinong.

Rangkaian pembukaan MTQ ke-48 diawali dengan kemeriahan pawai ta'aruf pada Sabtu pagi yang diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari 40 kafilah kecamatan se-Kabupaten Bogor. Secara keseluruhan, ajang ini melibatkan sebanyak 2.160 peserta yang akan berlaga di delapan cabang perlombaan.

Dalam pembukannya, Rudy menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sarana strategis untuk menumbuhkan minat dan kecintaan masyarakat muslim Kabupaten Bogor terhadap Al-Qur'an.

"MTQ ini menjadi wadah kompetisi untuk menumbuhkan minat masyarakat muslim di Kabupaten Bogor, serta semangat dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur'an secara benar sesuai kaidah tajwid dan seni keindahan membacanya," terang Rudy.

Lebih dari itu, Rudy berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi generasi muda agar tidak berhenti pada tahap membaca semata, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai suci Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui MTQ ke-48 ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap Al-Qur'an, sehingga tidak hanya merasa cukup dengan membacanya saja. Namun, dilanjutkan untuk menghafal, memahami, menafsirkan, serta mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi serta kepada seluruh peserta dan kafilah yang hadir dengan antusiasme luar biasa.

"Saya mengucapkan selamat mengikuti rangkaian kegiatan MTQ dengan sebaik-baiknya kepada para peserta dan kafilah MTQ ke-48. Tanpa niat yang tulus dan ikhlas, Bapak/Ibu sekalian tidak akan hadir dengan jumlah begitu banyak dan semangat luar biasa untuk memeriahkan serta menyukseskan kelancaran MTQ ke-48 ini," tuturnya.

Kepada dewan hakim dan panitia penyelenggara, Rudy mengingatkan pentingnya profesionalisme, keadilan, serta kualitas pelayanan selama acara berlangsung.

"Kepada para dewan hakim, saya minta agar melaksanakan tugas secara profesional, memberikan penilaian secara adil, objektif, dan jujur sehingga dapat melahirkan qari dan qariah yang berkualitas dan berpotensi. Kepada panitia, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, dan saya minta untuk terus memberikan pelayanan, kenyamanan, serta keamanan bagi para dewan hakim, kafilah, dan masyarakat," pesannya.

Selain itu, Rudy menginstruksikan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Bogor untuk langsung melakukan pembinaan berkelanjutan pasca-kegiatan sebagai langkah persiapan menuju ajang yang lebih tinggi.

"Kepada LPTQ, agar dapat membina qari dan qariah terbaik dari MTQ ke-48 ini untuk dipersiapkan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2027," tambahnya.

Lebih lanjut, Rudy mengaitkan semangat mensyiarkan Al-Qur'an dengan visi pembangunan daerah dan nasional yang tertuang dalam tema MTQ tahun ini.

"Semoga dengan semangat kebersamaan dalam mensyiarkan Al-Qur'an, kita dapat meraih keistimewaan Al-Qur'an sebagaimana tema MTQ ke-48 kali ini, yaitu 'Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Kabupaten Bogor Maju, Sejahtera, Istimewa, dan Gemilang Berlandaskan Iman dan Takwa, serta untuk Indonesia Adil dan Makmur,'” tutupnya. (nps.ed-swa)