Sukamakmur, Kompim – Rudy Susmanto Bupati Bogor, bergerak cepat meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana pergeseran tanah di Kampung Nangerang, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, pada Jumat (30/1/2026). Bencana tersebut memaksa sedikitnya 58 Kepala Keluarga (KK) mengungsi, setelah 38 rumah dilaporkan rusak berat dan 20 lainnya terancam ambles. Merespons kondisi tersebut, Rudy menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dengan menginstruksikan pengosongan tenda pengungsian.
Sebagai solusi konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menanggung biaya sewa hunian sementara selama enam bulan bagi seluruh korban terdampak, baik untuk mengontrak rumah maupun tinggal bersama kerabat.
Pemkab Bogor telah mengalokasikan anggaran melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp750.000 per bulan untuk pembiayan sewa rumah, yang dibayarkan langsung untuk enam bulan pertama. Langkah ini diambil, mengingat bulan Ramadan segera tiba, dan agar masyarakat dapat beribadah Ramadan dengan tenang dan aman di hunian yang layak.
Lebih lanjut, Pemkab Bogor akan menurunkan tim geologi untuk meninjau struktur tanah di lokasi bencana. Hasil kajian ini akan menentukan kebijakan rekonstruksi hunian masyarakat ke depan.
"Jika secara kajian geologi lahan tersebut dinyatakan tidak layak huni, kami akan bermusyawarah dengan tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar untuk melakukan relokasi. Keselamatan masyarakat berada di atas segala-galanya," tegasnya.
Rudy juga menjamin pemerintah tidak akan lepas tangan dan akan bertanggung jawab penuh dalam proses pembangunan ulang rumah yang rusak. Bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya pun telah dipersiapkan. Sementara itu, terkait adanya keluhan masyarakat mengenai indikasi dampak pembangunan di sekitar lokasi bencana, Rudy menegaskan pihaknya akan melakukan investigasi mendalam.
"Saat ini fokus kami adalah menyelamatkan masyarakat. Namun, segala saran dan masukan terkait indikasi pelanggaran lingkungan akan kami tindak lanjuti secara tegas. Hal ini akan segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (nps – ed.swa).