Subang, Kompim – Pemerintah Kabupaten Bogor menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Depok untuk mengurai kemacetan kronis di wilayah perbatasan. Langkah ini dikukuhkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) pembangunan Underpass Citayam - Bojonggede di Subang, Kamis (5/2/2026).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menargetkan proyek strategis ini mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027. Dalam skema kerja sama tersebut, Pemkab Bogor dan Pemkot Depok berbagi tanggung jawab dalam pembebasan lahan di wilayah masing-masing, sementara anggaran pembangunan fisik akan sepenuhnya didukung oleh Pemprov Jawa Barat.

"Insyaallah pembangunan akan dilaksanakan di tahun 2027. Untuk lahan yang masuk wilayah Kota Depok akan dibebaskan oleh Pemkot Depok, sedangkan wilayah Bojonggede akan dibebaskan oleh Pemkab Bogor," ujar Rudy.

Kolaborasi ini adalah kunci untuk mengurai titik kemacetan yang selama ini terjadi di perbatasan Bogor-Depok. Selain underpass, Rudy juga menyinggung rencana pembangunan flyover Bojonggede-Kemang sebagai satu kesatuan solusi aksesibilitas.

“Tentunya kita bersinergi bersama, kemacetan kita tangani bersama-sama. Jika tidak ada kendala, tahun 2027 flyover Bojonggede-Kemang juga akan kita bangun. Tujuannya agar aksesibilitas masyarakat berjalan baik, sehingga roda ekonomi berputar dengan baik. Hal ini tentunya untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya. (nps – ed.swa).