CIBINONG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berharap seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor bisa membesarkan dan menjaga nama baik organisasi.

Demikian dikatakan Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto saat mewakili Bupati Bogor pada acara berbagi takjil, santunan anak yatim, dan berbuka puasa bersama, di Gedung Graha Wartawan, Cibinong (26/3). Acara dihadiri, Plt Ketua PWI Jawa Barat, Ketua PWI Kabupaten Bogor, perwakilan Forkopimda, Kepala Bidang PIKP Diskominfo, dan jajaran Pemkab Bogor.

“Saya berharap anggota PWI memiliki tanggung jawab moral untuk bisa membesarkan dan menjaga nama baik PWI Kabupaten Bogor. Bukan sekedar numpang di PWI saja, tapi bagaimana bisa menghidupkan organisasinya, salah satu contohnya adalah melaksanakan kegiatan hari ini,” ujar Bayu.  

Bayu mengungkapkan, PWI Kabupaten Bogor dengan kepengurusan yang baru bisa lebih meningkatkan kinerja dari pengurus yang terdahulu. Melanjutkan apa yang sudah baik, dan memperbaiki apa yang masih dianggap kurang. Dan tentunya bisa mempertahankan eksistensi PWI sebagai organisasi profesi para jurnalis di Kabupaten Bogor.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, saya mengucapkan apresiasi kepada PWI Kabupaten Bogor, yang sudah melaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim piatu. Insyaallah Pemkab Bogor akan terus bersinergi dan menjadi mitra bagi PWI,” ungkap Bayu.

Bayu berharap PWI Jabar bisa mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan dari PWI Kabupaten Bogor. Walaupun Jawa Barat ruang lingkupnya 27 kabupaten kota, tapi mohon Kabupaten Bogor jadi skala prioritas.

Ketua PWI Kabupaten Bogor, Deddy Firdaus menyampaikan terima kasih kepada para donatur PWI yang sudah luar biasa membantu terlaksananya kegiatan hari ini yang juga diisi dengan santunan anak yatim sebanyak 50 orang.

“Alhamdulillah, saya juga sampaikan terima kasih untuk teman-teman pengurus, atas terselenggaranya acara ini. Semoga niat baik kita mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta'ala,” kata Deddy Firdaus.