Klapanunggal, Kompim - Gebyar Pelayanan Terpadu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali digelar. Kali ini, berlangsung di Kecamatan Klapanunggal yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, pada Rabu (27/8/2025).
GPT tersebut menghadirkan beragam layanan bagi masyarakat. Pada bidang pelayanan sosial, tersedia donor darah, pelayanan kesehatan gratis, serta santunan anak yatim. Pada sektor ketahanan pangan dan lingkungan, pelayanan yang disuguhkan meliputi gerakan pangan murah, bazar UMKM, pembagian bibit tanaman gratis, serta dilakukan pula penebaran benih ikan secara langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi.
Sementara itu, pada bidang pelayanan administrasi kependudukan, masyarakat dapat mengurus akta kelahiran maupun kematian, serta dokumen kependudukan lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Selain itu, tersedia pula pelayanan hewan berupa vaksinasi, serta pelayanan perpajakan dan perizinan yang meliputi layanan pajak PBB, samsat keliling, nomor induk berusaha, surat izin praktik tenaga kesehatan, pembuatan paspor, hingga layanan perbankan dari Bank BJB. Tak ketinggalan, terdapat pelayanan dan kegiatan lainnya seperti layanan kepegawaian ASN, penyerahan sertifikat dan operasional masjid, layanan pojok pajak dari KPP Pratama Cileungsi, hingga senam dan sunatan massal.
Pada kesempatan tersebut, Ade Ruhandi dan Jajaran Pemkab Bogor turut melakukan sejumlah penyerahan simbolis, di antaranya sertifikat wakaf dan izin operasional, BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa, dokumen administrasi kependudukan, santunan anak yatim, bibit tanaman, UMKM miniatur pesawat, suvenir dari APDESI, serta doorprize.
Dalam setiap kesempatan, Ade Ruhandi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, sebagaimana amanat Presiden RI Prabowo Subianto. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya konsisten Pemkab Bogor untuk terus mendekatkan layanan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menjaga semangat gotong royong di setiap wilayah. (nps – ed.swa)