Cibinong, Kompim – Rudy Susmanto Bupati Bogor beserta jajaran, menerima Audiensi Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Pendopo Bupati Bogor pada, Selasa (13/1/2026). Pertemuan ini, membahas akselerasi penataan kawasan mulai dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur. 

Hal ini, menandai dimulainya fase baru pembangunan infrastruktur estetika dan penguatan ekosistem pariwisata di wilayah Puncak pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini, bertujuan untuk menstimulasi roda ekonomi daerah agar pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak hotel dan restoran dapat kembali secara optimal kepada pemerintah.

Memasuki triwulan pertama tahun 2026, Rudy menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan memprioritaskan "Puncak Bersih" melalui penertiban media luar ruang (billboard) yang tidak berizin.

“Kami memiliki komitmen serius untuk menata total kawasan Puncak, mulai dari Gadog hingga perbatasan Cianjur. Langkah awal yang kami lakukan adalah percepatan pembersihan kawasan. Puncak harus bersih dari bawah sampai atas. Segala bentuk reklame atau billboard yang tidak memiliki izin akan kami tertibkan tanpa terkecuali,” tegasnya.

Sebagai langkah restorasi lingkungan, Rudy merencanakan konsep penghijauan yang masif dengan mengganti tiang-tiang reklame dan kabel udara menjadi koridor hijau.

“Proses penertiban ini memerlukan biaya besar dan harus dilakukan secara bertahap, tujuan kami jelas kami ingin siapapun yang nantinya memasang kembali, harus mengikuti standar estetika yang baik dan tidak mengganggu sistem lalu lintas,” jelasnya.

Rudy pun menuturkan rencana Pemkab Bogor yang akan melakukan penanaman pohon dengan spesifikasi tinggi minimal 4 meter secara serentak di sepanjang jalur utama.

“Sebagai langkah konkret, tiang-tiang reklame dan kabel akan kami pindahkan dan diganti dengan pohon yang setinggi 4 meter dengan diameter batang yang sudah kokoh. Dengan jarak tanam setiap 10 hingga 20 meter mengikuti batas bangunan, kami optimis wajah Puncak akan berubah menjadi hijau dan rindang dalam waktu tiga bulan,” tambahnya dengan optimis.

Penataan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan fungsi estetika jalan nasional, tetapi juga memperbaiki sistem lalu lintas tanpa mengganggu aksesibilitas ekonomi masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini pun, membuka ruang kolaborasi bagi pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung pengadaan vegetasi penghijauan tersebut guna mempercepat realisasi Puncak sebagai kawasan wisata kelas dunia yang tertata.

"Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memulai penataan kawasan secara menyeluruh, dan untuk itu kami memerlukan kolaborasi bersama-sama, kita harus memperkuat komitmen bersama. Perlu kita sadari bahwa untuk mencapai target pendapatan daerah yang tinggi, maka sektor perhotelan dan restoran harus bergerak aktif sebagai motor penggerak ekonomi kita,” pungkasnya. (nps – ed.swa).