Cibinong, Kompim – Rudy Susmanto Bupati Bogor, menerima audiensi jajaran PT Genting Property Abadi di Pendopo Bupati Bogor, pada Selasa (13/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rudy menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, khususnya di sektor properti dan infrastruktur penunjang.

Pada kesempatan tersebut, Rudy mengklarifikasi dinamika perizinan perumahan di wilayah Kabupaten Bogor. Meskipun terdapat imbauan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia memastikan Kabupaten Bogor tetap mengeluarkan izin perumahan berdasarkan kewenangan otonomi daerah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Hal itu juga selaras dengan Program Asta Cita Presiden RI yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah dalam 5 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kami menjalankan roda pemerintahan berdasarkan ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku. Surat dari Pemerintah Provinsi bersifat himbauan dan edaran, bukan peraturan atau keputusan gubernur yang membatalkan wewenang otonomi daerah. Selama syarat lingkungan, Amdal, dan ketentuan teknis terpenuhi, kami pastikan proses perizinan di tahun 2026 akan dilaksanakan secara cepat," tegas Rudy Susmanto.

Untuk mempercepat proses, Rudy menuturkan bahwa Pemkab Bogor menerapkan syarat tambahan berupa Surat Pernyataan Mutlak dari pemohon. Dokumen ini berfungsi sebagai jaminan bahwa data yang diberikan sesuai dengan kondisi lapangan, sehingga percepatan birokrasi tidak menjadi kendala hukum bagi penyelenggara pemerintahan di kemudian hari.Selain perizinan, Rudy turut mengajak sektor swasta untuk berkolaborasi dalam pembangunan hutan kota dan infrastruktur di wilayah strategis, khususnya di Kecamatan Babakan Madang (Desa Cijayanti dan Bojong Koneng) yang merupakan area ring 1 nasional.

​​​​​​Program ini mencakup penuntasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 9 desa, peningkatan infrastruktur jalan, dan pengelolaan taman kota yang dapat diberi nama sesuai identitas pihak pengembang sebagai bentuk apresiasi.

"Terima kasih sudah berinvestasi dan percaya kepada Kabupaten Bogor. Jika ada kesulitan di lapangan, segera komunikasikan kepada kami. Kami hadir di sini untuk membantu. Kedepannya, mohon bantuannya untuk membangun Bogor bersama-bersama ke arah yang lebih baik," tutupnya. (nps – ed.swa).